Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Pada hari (kiamat) ketika tidak lagi bermanfaat harta maupun keturunan, kecuali bagi orang yang menghadap Allah dengan hati yang selamat.” (QS. Asy-Syu’araa’ : 88-89).
Untuk memperjelas kandungan ayat yang mulia ini, marilah kita simak keterangan Al-Hafizh Ibnu Katsir rahimahullah dalam tafsirnya….
Artinya; tidaklah harta yang dimiliki oleh seorang manusia -meskipun dia berikan emas sepenuh isi bumi- untuk menebus adzab Allah, demikian juga
Untuk memperjelas kandungan ayat yang mulia ini, marilah kita simak keterangan Al-Hafizh Ibnu Katsir rahimahullah dalam tafsirnya….
Artinya; tidaklah harta yang dimiliki oleh seorang manusia -meskipun dia berikan emas sepenuh isi bumi- untuk menebus adzab Allah, demikian juga


